Anggota DPRD Kab. Batanghari
Matangkan Ranperda, DPRD Batanghari Gelar Konsultasi Publik
Diposting Oleh Admin DPRD Kab. Batang Hari | Berita DPRD Hari Ini | Kamis, 09 Agustus 2016 - 14:30:00 WIB
KONSULTASI PUBLIK : HM. Mahdan, Ketua DPRD Batanghari didampingi Dasril Rajab, SH, MH dan Dr. Maryati, SH, MH saat membuka konsultasi Ranperda DPRD Kabupaten Batanghari, 9 Agustus 2016. (foto : Ariem

MUARABULIAN – Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnta DPRD Kabupaten Batanghari menggelar konsultasi publik terhadap beberapa ranperda yang telah melalui proses pembahasan pada tingkat Pansus DPRD Kabupaten Batanghari. Kegiatan konsultasi publik tersebut digelar  ruang Utama DPRD Batanghari, 9 Agustus 2016 yang dihadiri langsung Ketua DPRD Batanghari, HM Mahdan S.Kom dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Hukum Universitas Jambi, Dasril Radjab, SH, MH dan DR. Hartati, SH, MH.

Hadir dalam kesempatan itu sejumlah unsur, diantaranya ketua dan anggota pansus I, II dan III DPRD Batanghari, sejumlah kepala SKPD, Perguruan Tinggi, Tokoh Masyarakat, Camat dan perwakilan masyarakat dan undangan lainnya. Konsultasi publik bertujuan uji petik untuk meminta masukan publik sejauh mana esensi Raperda tersebut.

Untuk memberikan gambaran kepada masyarakat, tiap komisi mempersentasikan Ranperda usulannya masing-masing. Diantaranya terkait dasar hukum, tujuan dan manfaat Ranperda untuk daerah maupun masyarakat. Ketua DPRD Batanghari, Muhammad Mahdan S.Kom sebelum membuka resmi rapat konsultasi publik kemarin mengatakan, pertama kita mengacu tata penulisan dari peraturan daerah Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 dan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015. Sehingga dalan hal ini wajib hukumnya untuk membuat peraturan daerah layaknya peraturan daerah dan kegiatan ini wajib kita laksanakan,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Mahdan, dirinya sangat berharap kepada seluruh undangan, terutama SKPD agar dapat memberikan masukan-masukan kepada Ranperda yang kita bahas ini. Hal itu demi untuk kesempurnaan dan kewajiban dari Ranperda yang kita ajukan nanti. Menurut Mahdan, tanpa masukan dari bapak-bapak dan ibu-ibu sehingga tidak lengkap rasanya, tidak sempurna rasanya, tidak ada kita lihat adanya sehingga Ranperda menjadi Perda.

Untuk itu, kata Mahdan, mari kita gunakan kesempatan ini dan kami yakin dan percaya walaupun kesempatan ini waktunya tidak banyak, tapi kami telah mengatur sedemikan rupa, sehingga setelah pembukaan ini, maka kita akan menuju ketempat kita masing-masing yang sudah disediakn agar nanti yang undangannya ke pansus I hadir di pansus I, yang undangannya ke pansus II ke pansus II dan yang undangannya ke pansus III ke pansus III,” tutur Mahdan.

Demi efektifnya acara kita hari ini, sehingga masukan-masukan ini, pembahasan ini dapat dibahas. Saya yakin tidak mengurangi masukan-masukan dari bapak-bapak.

“Tentunya saya yakin dengan kehadiran bapak pada saat ini, banyak yang kita masukan-masukan dari bapak-bapak dan ibu-ibu berkenaan dengan Ranperda yang mau kita hasilkan ini,” harap Mahdan.

Usai membuka resmi acara dilanjutkan pembahasan Ranperda yang dibagi dua ruangan. Dimana untuk ruang pola DPRD yakni pansus I berkenaan dengan pemerintah desa dan lainnya. Sementara untuk pansus II dan III dipusatkan diruang banggar, membahas mengenai ketenaga kerjaan, kemiskinan dan penanggulangan sampah (*)