Anggota DPRD Kab. Batanghari
8 Fraksi sampaikan pandangan umum atas RAPBD 2015
Diposting Oleh Admin DPRD Kab. Batang Hari | Berita DPRD Hari Ini | Kamis, 06 November 2014 - 15:11:19 WIB

Muara Bulian – Delapan Fraksi DPRD Kabupaten Batang Hari memberikan pandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2015  dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Muhammad Mahdan, S.Kom yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. Ali Redo, Forkopimda serta para Kepala SKPD Kabupaten Batang Hari, Kamis (06/11/), di ruang siding utama DPRD Kabupaten Batang Hari.

Fraksi Demokrat, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang telah menyusun sejumlah program secara terencana dan terarah dengan tetap mempedomani kepada Permendagri Nomor 37 Tahun 2014. Lebih lanjut Fraksi Demokrat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari menerapkan penyusunan laporan keuangan berbasis akrual pada tahun 2015 secara ketat dan konsisten agar program dan kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan SKPD yang bersangkutan.

Fraksi PKB, memberikan pandangan dalam pembahasan RAPBD ada dua arus yaitu pendapatan dan arus belanja. Dalam arus pendapatan Pemerintah Daerah harus mampu untuk menggali sumber-sumber pendapatan secara luas, sementara untuk belanja terletak pada aliran dana yang efektif dan efesien, agar setiap rupiah yang mengalir benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan memiliki multiplier effect terhadap pertumbuhan dan pembangunan social ekonomi masyarakat Kabupaten Batang Hari yang lebih berkeadilan.

Fraksi Golkar berharap agar pemerintah daerah dapat meningkatan anggaran pembangunan jalan dan jembatan sebagai penghubung antara daerah dan kota serta pembangunan jalan-jalan produksi merupakan saranayang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama daerah yang mempunyai penghasilan yang akan dipasarkan, fraksi Golkar juga berharap adanya pembangunan atau penambahan ruang kelas Diniyah Takmiliyah Awaliyah).

Kemudian Fraksi Persatuan Keadilan Sejahtera  menyampaikan harapannya, agar diawal penyusunan RAPBD setidaknya mengacu 6 arah kebijakan umum, meliputi : Meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dengan upaya pemenuhan kebutuhan dasar dasar sarana dan prasarana pelayanan terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah, meningkatkan alokasi anggaran pada bidang-bidang yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, mengakomodir sebanyak-banyaknya aspirasi dan kepentingan masyarakat dalam skala mikro, memantapkan akuntabilitas publik dan efisiensi pengelolaan belanja, menjamin terlaksananya program kegiatan skala besar dan prioritas, serta pemberian tunjangan profesi pendidik kepada PNS Guru, tunjangan bagi guru honorer sekolah dan tambahan penghasilan non guru yang akan mempengaruhi perilaku pegawai dalam bekerja dengan mengharapkan system manajemen kinerja.

Fraksi Nasional Hati Nurani menyampaikan pendapat bahwa rakyat Batang Hari sangat mendambakan program-program yang pro rakyat. Fraksi Nasional Hati Nurani mendorong Pemerintah Daerah untuk memanfaatkan secara optimal atas semua pendapatan untuk program-program prioritas untuk kepentingan langsung masyarakat, membantu memecahkan masalah yang dihadapi rakyat, memfasilitasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan rakyat.

Fraksi PDI Perjuangan, memberikan pandangan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur baik perkotaan maupun pedesaan seperti sarana dan prasarana air bersih, irigasi, perkantoran, jalan dan jembatan serta listrik sebaiknya memasukkan Desain Enginering Detai (DED) agar efektifitas waktu pelaksanaan pembangunan fisik lebih baik.

Fraksi Partai Amanat Nasional, menuturkan pada tahun 2015 nanti berbagai agenda penting akan dilaksanakan antara lain sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Jambi diharapkan seluruh pengurus cabang olah raga, dapat mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh, agar pemerintah Kabupaten Batang Hari sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi. Fraksi PAN juga menyarankan untuk sektor irigasi pertanian agar betul-betul dilakukan survey, serta kajian teknis, dan untuk penerangan lampu jalan taman dan lampu jalan agar ditunjuk petugas khusus, sementara untuk pembangunan sarana dan prasarana pasar agar dilakukan kajian secara cermat.

Fraksi Gerindra, mohon dievaluasi dan dikaji ulang masalah bantuan kemasyarakatan agar tepat sasaran dan fraksi juga menyampaikan pandangan terhadap bantuan sosial kepada pesantren-pesantren di Batanghari agar betul-betul diperhatikan. (mz)