Anggota DPRD Kab. Batanghari
Komisi II DPRD Batang Hari Kunker Ke Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi
Diposting Oleh Admin DPRD Kab. Batang Hari | Berita DPRD Hari Ini | , 09 April 2015 - 09:37:25 WIB

Muara Bulian - Komisi II DPRD Batang Hari di dampingi 2 orang pendamping dari Dinas Pertanian Tanaman Kabuaten Batanghari mengadakan kunjungan kerja ke kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi. Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Ir. Amrin Aziz, MSi didampingi Kabid Produksi Tanaman Pangan, Kabid PSP, dan Kasubbag Program.Rabu 4 Maret 2015 lalu.

Maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut adalah berkaitan dengan konsultasi program/ kegiatan mendukung pencapaian dan upaya Kabupaten Batanghari menuju swamsembada beras. Pada kesempatan dialog anggota DPRD Kab.Batanghari dengan Kepala Dinas banyak menyoroti masalah program pemerintah pusat terhadap pencapaian target swasembada Pangan untuk tiga tahun ke depan seperti yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo,diantaranya adalah program kerjasama dengan TNI AD.

Program pencetakan sawah ini dilakukan bekerjasama dengan pihak TNI Angkatan Darat dalam menggerakan masyarakat untuk bergotong-royong atau swadaya. Kerjasama itu langsung dari Kementerian Pertanian dengan pihak Panglima TNI. Dengan program cetak sawah ini, para petani dapat menggarap lahan yang sebelumnya tidak bisa digarap. Program Cetak Sawah ini nantinya akan terus berkembang secara bertahap dan akan berdaya guna apabila dilakukan dengan penuh kesabaran dan keseriusan dibantu oleh warga masyarakat terutama dilokasi setempat sehingga program Cetak Sawah ini dapat dilaksanakan secara tepat sasaran/berkesinambungan untuk kepentingan petani bukan terkesan untuk kepentingan dinas karena sawah yang telah dicetak tidak boleh beralih fungsinya.

Kendala utama dilapangan para petani di Kabupaten Batanghari adalah seringkali dihadapkan pada kondisi cuaca pertahun yg dapat mengakibatkan banjir sehingga pola tanam dapat terganggu. Selain itu motivasi petani dalam menggarap juga menjadi kendala. Hingga saat ini produksi beras Kabupaten Batanghari tercatat masih kurang 23.000 ton pertahun untuk mencapai target. Diharapkan dengan terjalinnya kerjasama antara petani dengan aparat TNI dapat mendongkrak produktivitas pertanian.

Dalam kesempatan ini komisi II DPRD Kabupaten Batanghari mengaharapkan Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten serta Aparat TNI untuk terus berkoordinasi dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan sebagai tindak lanjut program utama pertanian. Selain itu program penunjang peningkatan produksi pertanian, pengembangan agribisnis, dan peningkatan pemasaran hasil produksi juga harus ditingkatkan demi mendukung tercapainya swasembada beras nasional 3 tahun kedepan.

Disisi lain M. Alpandi, S.Kom Dari Partai Gerindra kepada jayapos mengatakan di gedung dewan Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang hari untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional tahun 2016 diharapkan tidak hanya sekedar slogan. Untuk itu, anggota DPRD Batang hari 'menantang' pihak eksekutif Kabupaten Batang hari untuk mewujudkan dan mendukung program Swasembada Nasional. "Kami melihat Pemkab Batang hari serius mewujudkan dan mendukung program swasembada pangan nasional. Kami dari anggota DPRD Batang hari sangat merespon keinginan tersebut dan akan mendukung sepenuhnya. Hanya saja kami harus melihat adanya peletakanprogram yang jelas untuk mewujudkan swasembada pangan," ungkap beberapa anggota DPRD Batang hari lainnya di ruang Komisi II DPRD Batang hari kemarin.

H. Usman. K dari partai PAN mengatakan, swasembada pangan nasional bisa ditopang dan diwujudkan tidak hanya oleh dinas Pertanian, melainkan harus didukung SKPD lain termasuk dinas Pekerjaan umum dalam menyediakan suplai air melalui jaringan irigasi ke sawah-sawah penduduk juga Badan Ketahanan Pangan untuk ketersediaan pupuk untuk menyuburkan lahan-lahan pertanian.

"Untuk mendukung program swasembada pangan ini SKPD terkait akan kita panggil untuk melakukan pembahasan secara dan meletakkan program secara terpadu di SKPD terkait untuk mewujudkan swasembada pangan," jelas H. Usman. K

Anggota Komisi II DPRD Batang Hari ,A. Butsiyantoni, S.Ag dari partai Hanura, mengatakan kondisi geografis kabupaten Batang hari sangat mendukung untuk mewujudkan dan menyukseskan program swasembada nasional mengingat daerah ini masih memiliki areal persawahan yang begitu luas.

"Kami sangat mendukung program mewujudkan swasembada pangan, tetapi kami justru menagih komitmen Pemkab Batang hari sejauhmana keseriusan mereka dalam mewujudkan program itu di lapangan," kata legislator asal Partai Hanura ini.