Anggota DPRD Kab. Batanghari
Komisi II Batanghari Akan Panggil Pimpinan PT Kedaton
Diposting Oleh Admin DPRD Kab. Batang Hari | Berita DPRD Hari Ini | Kamis, 13 Januari 2016 - 10:45:02 WIB

dprd.batangharikab.go.id - Terkait pembagungan mess dan limbah PT Kedaton Mulia Primas (KMP), yang tidak memiliki IMB, anggota Komisi II DPRD Batanghari, Selasa (12/1), yang lalu melakukan sidak kelokasi PT Kedaton. Dari hasil sidak tersebut, Dewan akan langsung memanggil pihak terkait guna mengklarifikasi dugaan tentang pengelolaan limbah dan terkait izin.

Kemarahan Komisi II bermula dari sidaknya ke PT KMP di Desa Simpang Jelutih, Kecamatan Muara Bulian, Batang­hari. Saat itu mereka hanya ditemui oleh Paiman yang mengaku Humas TP KMP, sedangkan pimpinan PT KMP lainya tidak sedikit pun Kelihat­kan Ba­tang hidungnya.

Dari itu, Dewan sendiri tidak percaya pengelolaan limbah PT. Kedaton clear dan Clean. Ma­sa­lah­nya, pihak perusahaan tidak bisa membuktikan kalau ikan bisa hidup pada kolam penampungan limbah yang ke tujuh. Selain itu dewan sendiri mencurigai limbah pabrik Kedaton telah mencemari sungai ruap yang berada di Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, Batanghari. tidak hanya itu dewan sendiri mempertanyakan beberapa izin yang tidak bisa di buktikan termasuk IMB pendirian Mess Kedaton yang berada di Kelurahan Muara Jangga.

Saat anggota komis II yang dipimpin sekretaris Komisi II ini menguat atas ketakutan pihak pimpinan PT KMP terhadap kasus dari laporan masyarakat yang terus mengalir. Tidak hanya itu, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pihak PT KMP untuk mengklarifikasi laporan masyarakat terhadap lembaga legeslatif tersebut.

Ketua Komisi II M Amin Z ketika dikonfirmasi di ruang komisi II gerah dan akan memanggil pimpinan PT KMP guna mendengarkan penejelasan pimpinan PT KMP terhadap laporan masyarakat yang melaporkan beberapa kasus terhadap PT yang bergerak di bidang perkebunan kelapa swait tersebut. “Ya, dari hasil rekomendasi anggota komisi II DPRD Ba­tanghari, kami akan memanggil pimpinan perusahaan Kedaton,” kata Amin dengan nada geram.

Amin menyesalkan dengan tidak kooperatifnya manajemen Kedaton terhadap Pem­kab Ba­tanghari. “Nanti kita akan pertanyakan semua izin yang dimiliki oleh PT Kedaton, tidak hanya itu, kita meminta juga penjelasan juga terkait IMB mess yang didirikan oleh PT Kedaton yang berada di Kelurahan Muara Jangga,” jelas Amin.

Ungkapan senada disampaikan oleh sekretaris Komisi II DPRD Batanghari M Zaki politisi PPP. Zaki mengatakan pemanggilan terhadap pimpinan perusahaan KMP akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kami tidak akan menunggu waktu lama, mudah-mudah hanya dalam Minggu ini, kami akan menyurati perusahaan dan memanggilnya ke DPRD, ini guna menindaklanjuti berbagai macam laporan masyarakat setempat terhadap kami,” timpal Zaki.

Persoalan yang ada ini lanjut Zaki akan diselesaikan da­lam waktu dekat, karena menurut Zaki laporan masyarakat yang masuk ke Komisi II merupakan beban kerja dan wajib untuk ditindak lanjuti. “Laporan ini harus cepat diselesaikan, selaku anggota dewan kami punya beban terhadap masyarakat kami, dan ini wajib untuk diselesaikan karena ini terkait kemaslahatan umat,” tegasnya. (Admin)